Inventarisasi Koleksi Perpustakaan dengan SLIMS

Setelah kita melakukan pekerjaan katalogisasi sebagaimana yang dijelaskan pada sub bab sebelumnya, maka pekerjaan kedua yang harus dilakukan adalah pengisian induk/nomor barcode, sumber koleksi, nomer inventaris koleksi, harga dan sebagainya. Pekerjaan ini untuk lebih mudahnya kita sebut dengan inventarisasi.

Aplikasi SLiMS membedakan antara data Bibliografi dengan data nomor induk, hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi duplikasi data pada data Bibliografi. Dalam praktiknya, jika ada dua buku yang judul, edisi, pengarang, isbn, penerbit, dan tahun terbitnya sama, maka staf bagian pengolahan tidak perlu melakukan kegiatan katalogisasi pada sub bab sebelumnya dua kali (tidak perlu melakukan dua kali entry data), cukup satu kali data bibliografi tersebut di input. yang membedakan dari kedua buku tersebut adalah nomor id/nomor barcode/nomor induknya saja.

Pengisian item data pada bibliografi harus dilakukan, jika tidak diisi, maka data koleksi pada bibliografi dianggap tidak ada oleh SLiMS, artinya data Bibliografi tersebut ada, namun secara satuan/eksemplar, koleksinya belum dianggap ada

Comments

  • edited December 2019

    Cara melakukan Inventarisasi adalah sebagai berikut:

    1. Klik Edit pada daftar bibliografi yang copiesnya none

    2. Kemudian klik edit lagi pada sisi bagian kanan

    3. Perhatikan pada kolom nomor 4 (di bawah kolom Specific Detail Info) terdapat tulisan Item(s) data

    4. Klik pada Add New Items, kemudian akan muncul beberapa kolom yang harus kita isi, yaitu:

    5. Kemudian apabila telah selesai, tekan tombol Save

    6. Kemudian klik tombol Update

Sign In or Register to comment.